MENGAPA WANITA RENTAN ALAMI TULANG KEROPOS?

VIVAnews – Gaya hidup tak sehat serta bertambahnya usia memicu terjadinya osteoporosis lebih cepat. Upaya pencegahan pun harus dimulai sejak dini. Dengan memenuhi kebutuhan kalsium harian dan nutrisi tulang , menghindari gaya hidup tak sehat, dan olahraga teratur, adalah cara terbaik mencegah osteoporosis. “Pada stadium awal tidak timbul gejala, makanya penyakit sering disebut sebagai ‘pencuri’ diam-diam dari massa tulang,” kata Dr. Tanya TM Rontikan,SpKO, Wakil Ketua II Perhimpunan Osteoporosi Indonesia (PEROSI), saat ditemui di acara Peringatan Hari Osteoporosis Nasional 2010 di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu 30 September 2010. Gejala paling umum untuk mengenali osteoporosis atau penyakit tulang keropos ini adalah patah tulang. Patah tulang belakang adalah jenis paling umum dari osteoporosis, namun saat ini, setengah dari semua patah tulang belakang tidak mendapatkan perhatian dari klinis dan tidak diobati. Meskipun telah banyak kasus patah tulang yang sering terlihat menyebabkan cacat dan nyeri, namun hal ini sering sekali diabaikan atau salah diagnosis sebagai nyeri punggung karena ketegangan otot atau arthritis. “Kondisi patah tulang belakang yang perlahan tubuhnya menunjukkan postur tubuh bongkok seringkali disebabkan osteoporosis,”katanya menambahkan. Karena hal ini, upaya pencegahan osteoporosis di Indonesia harus terus dilanjutkan. Sebab menurut suatu data yang ada, Di Indonesia 41,8 persen pria dan 90 persen wanita memiliki gejala osteoporosis. Sedangkan 28,8 persen pria dan 32,3 persen wanita sudah osteoporosis. “Prevalensi pada wanita lebih tinggi, hal ini dikarenakan sebagian besar wanita Indonesia kekurangan VIVAnews – Gaya hidup tak sehat serta bertambahnya usia memicu terjadinya osteoporosis lebih cepat. Upaya pencegahan pun harus dimulai sejak dini. Dengan memenuhi kebutuhan kalsium harian dan nutrisi tulang , menghindari gaya hidup tak sehat, dan olahraga teratur, adalah cara terbaik mencegah osteoporosis. “Pada stadium awal tidak timbul gejala, makanya penyakit sering disebut sebagai ‘pencuri’ diam-diam dari massa tulang,” kata Dr. Tanya TM Rontikan,SpKO, Wakil Ketua II Perhimpunan Osteoporosi Indonesia (PEROSI), saat ditemui di acara Peringatan Hari Osteoporosis Nasional 2010 di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu 30 September 2010. Gejala paling umum untuk mengenali osteoporosis atau penyakit tulang keropos ini adalah patah tulang. Patah tulang belakang adalah jenis paling umum dari osteoporosis, namun saat ini, setengah dari semua patah tulang belakang tidak mendapatkan perhatian dari klinis dan tidak diobati. Meskipun telah banyak kasus patah tulang yang sering terlihat menyebabkan cacat dan nyeri, namun hal ini sering sekali diabaikan atau salah diagnosis sebagai nyeri punggung karena ketegangan otot atau arthritis. “Kondisi patah tulang belakang yang perlahan tubuhnya menunjukkan postur tubuh bongkok seringkali disebabkan osteoporosis,”katanya menambahkan. Karena hal ini, upaya pencegahan osteoporosis di Indonesia harus terus dilanjutkan. Sebab menurut suatu data yang ada, Di Indonesia 41,8 persen pria dan 90 persen wanita memiliki gejala osteoporosis. Sedangkan 28,8 persen pria dan 32,3 persen wanita sudah osteoporosis. “Prevalensi pada wanita lebih tinggi, hal ini dikarenakan sebagian besar wanita Indonesia kekurangan 50 persen kebutuhan kalsium hariannya,” ujar Tanya menjelaskan. 50 persen kebutuhan kalsium hariannya,” ujar Tanya menjelaskan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s